Suzuki RG-Sport 100, Andalan Hendriansyah Di Kejurnas

Monday, March 21st 2016. | Suzuki

Motor Suzuki RG-Sport 110 berasal dari negeri Jiran. Motor ini memang mirip dengan Satria 120cc di hampir seluruh bagiannya. Mulai dari spek mesin, rangka, dan bodi. Bahkan, konstruksi mesin yang berdiri 56 derajat pun persis dengan yang dipakai Satria. Di Kejuaraan Nasional, Satria masuk ke dalam kelas yang membingungkan karena 120cc tak memiliki kelas dalam perlombaan tersebut. Oleh alasan itu Suzuki memakai cara mendatangkan RG-Sport yang didatangkan dari Malaysia untuk melawan Yamaha F1Z-R dikarenakan Suzuki Tornado sudah tak kuasa melawan.suzuki rg sport underbone

RG-Sport 110 dari Suzuki mengaplikasikan kaki-kaki suspensi FX125. Tujuannya adalah agar F1Z-R dapat ditandingi dan diatasi ketika di lintasan roadrace. Di Lintasan lurus dan panjang, motor ini mampu jadi penguasa trek tersebut. Namun di tikungan, kuda besi ini lemah meskipun kecepatan yang ia miliki sudah berada di puncak. Hal ini mendorong Suzuki Top One Racing (STOR) beralih ke konstruksi rangka. Gejala over steer atau melebar di tikungan akhirnya dapat diatasi dengan menambah sumbu rodanya menjadi lebih panjang 70mm.suzuki rg sport hendriansyah

Cerita Suzuki RG-Sport di Kejurnas

Suzuki RG-Sport 110 kala itu dipegang oleh Hendriansyah si dewa road race. Motor ini beberapa kali mampu mengantarnya beserta tim Suzuki menjuarai Kejuaraan Nasional Roadrace pada 2001 dan 2005.Awalnya, sempat mencengangkan di ajang non-kejurnas Interbiru Championship. Putra nomer tiga dari pasangan Sudirman Bawarie dengan istrinya ini mampu melenggang ke depan dengan RG-Sport 110. Masuk di gelaran Kejurnas Region Jawa 2001, motornya bermasalah.suzuki rg sport racing 2015

Advertisement

Akhirnya ia meminta tolong kepada Michael Iskandar untuk ikut membantu memperbaiki performa tunggangannya si RG-Sport100. Dan benar saja, motornya berubah menjadi klik dengannya. Oleh Michael Iskandar, disiapkannya untuk Hendriansyah tiga silinder head yang masing-masing akan membuat kompresi yang berbeda. Paling tinggi adalah 13,6. Head kedua lebih rendah 0,2 dan yang ke-tiga lebih rendah 0,4. Hal ini dilakukan karena setiap sirkuit memiliki karakter yang berbeda.suzuki rg sport underbone

Suzuki RG Sport 100 tak dapat lepas dari peran Michael Iskandar, sang maestro mesin Indonesia yang merupakan teknisi untuk beberapa motor Suzuki seperti Crystal dan Sprinter. Di garapan Michael Iskandar dan Andika Bintang Budaya ini, motor tunggangan Hendriansyah mampu berkitir hingga 13.000 RPM. Motor ini menggunakan karbu Mikuni kotak 24mm andalan di era itu. Juara terakhir di Sentul di 2005 merupakan penantian yang sangat panjang di kelasnya selama delapan tahun setelah berturut-turut selalu didominasi oleh F1-ZR disusul oleh Honda Tena dan Caviga Stella. (Baca juga bro: Honda NSR 150 All Series)suzuki rg sport untuk dijual

Advertisement
tags: , , , , , ,